What a mess! you got to be fucking kidding me!
today just like my silly day...
Betapa enggak, binderku ketinggalan di kampus, di RK 1. matih gue, ada beberapa tulisan yang nggak seharusnya bisa dibaca orang (lain). dan nggak tau dimana sekarang nasibnya binder malang itu.
kalo di pikir pikir nggak mungkin ada yang mau ngambil (nyolong). udah mahasiswa kan nggak mungkin ngambil punya orang. paling an juga dibaca doang. tapi tapi aku berharap nggak usah dibaca :((
semoga aja apa yang ku pikirkan tentang semua ini benar.
Dan lagi, tadi praktek fisdas, dan ada aja yang ketinggalan di lab. what is it? fotokopian laporan temen yang padahal itu mau buat contoh ngerjain laporan. so, malam ini gatot ngerjain laporan. emang seharusnya bisa ngerjain tanpa laporan punya temen, tp gegara tadi bingung nyari binder yang ketinggalan alhasil mood berantakan dan ini udah terlanjur malem. besok harus bangun pagi pagi buta dan berangkat ke kampus buat nyari binder.
minggu lalu, buku paket fisdas hilang gegara ketinggalan di ruang D1. temen temen ditanyain ngakunya nggak ada yang bawa. trus siapa coba yang bawa?
dan kenapa ini tadi aku sial banget. kenapa jadi pelupa gini. Astagfirullah..
so the conclusion is.... tonight is just vain, silly and i'm massively hoping my book will be found, tomorrow..
Selama dengan buku kau boleh memenjaraku dimana saja, karena dengan buku aku bebas. -Hatta-
Monday, 21 October 2013
Sunday, 20 October 2013
Surabaya, The Sun, and this Sunday..
I just can't say anything...
when there is a thing that comes,
walk slowly from that far through my soul..
what kind of thing he is
all the time just making me so hectic..
he literally throw my effort away in vain
i couldn't against him
massive thing that couldn't be dropped
he is standing above my sub consciousness
all along time i wonder
wishing something bring me then escape me
from that circumstance
then, i realize...
i ain't in the comfort-zone
And he is just what i feel, when i literally need us..
He just what the people say "longing"
"Miss us, Miss ya all guys; Ratih Meylana, Ulfina Pamsi"
Subscribe to:
Posts (Atom)